Mendengar Suara Warga dari Dekat: Mahasiswa KKN GENTASKIN Gelar Dialog Bersama Masyarakat Desa Naruwolo
Naruwolo, 24 Juli 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) GENTASKIN (Gerakan NTT Tuntaskan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem) Tahun 2026 melaksanakan kegiatan dialog bersama masyarakat Desa Naruwolo, Kecamatan Jerebu'u, Kabupaten Ngada, pada Jumat, 24 Juli 2026. Kegiatan ini berlangsung di Dusun 01 dan Dusun 02 dengan melibatkan masyarakat, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta perangkat desa.
Dialog tersebut bertujuan untuk menggali informasi secara langsung mengenai kondisi sosial dan ekonomi masyarakat, khususnya terkait sumber pendapatan keluarga, tantangan ekonomi yang dihadapi, serta berbagai persoalan yang berkembang dalam kehidupan bermasyarakat. Melalui pendekatan dialogis, mahasiswa KKN berupaya memperoleh gambaran nyata mengenai kondisi masyarakat sebagai dasar dalam menyusun program kerja yang tepat sasaran.
Dalam pelaksanaannya, masyarakat menyampaikan bahwa sebagian besar penduduk Desa Naruwolo menggantungkan mata pencaharian pada sektor pertanian dan perkebunan. Komoditas seperti padi, jagung, kemiri, kopi, kakao, dan tanaman hortikultura menjadi sumber penghasilan utama keluarga. Namun demikian, masyarakat juga mengungkapkan berbagai kendala yang memengaruhi tingkat pendapatan, antara lain perubahan cuaca yang tidak menentu, keterbatasan akses pasar, fluktuasi harga hasil pertanian, serta terbatasnya kesempatan kerja di luar sektor pertanian.
Selain membahas aspek ekonomi, dialog juga mengangkat berbagai kondisi sosial yang dihadapi masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Warga menyampaikan pentingnya meningkatkan semangat gotong royong, menjaga kebersihan lingkungan, memperkuat kepedulian terhadap kesehatan ibu dan anak, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berbagai kegiatan pembangunan desa. Isu mengenai pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan keluarga turut menjadi perhatian dalam diskusi tersebut.
Mahasiswa KKN GENTASKIN memberikan ruang seluas-luasnya kepada masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, harapan, dan berbagai masukan mengenai kondisi desa. Suasana dialog berlangsung terbuka, hangat, dan penuh kebersamaan sehingga tercipta komunikasi dua arah yang konstruktif antara mahasiswa dan masyarakat.
Koordinator mahasiswa KKN GENTASKIN menyampaikan bahwa kegiatan dialog ini merupakan langkah awal dalam memahami kebutuhan riil masyarakat sebelum melaksanakan berbagai program pemberdayaan selama masa pengabdian di Desa Naruwolo. Informasi yang diperoleh akan menjadi dasar penyusunan kegiatan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat serta mendukung upaya percepatan penanggulangan stunting dan kemiskinan ekstrem.
Pemerintah Desa Naruwolo mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN GENTASKIN yang memilih untuk turun langsung berdialog dengan masyarakat. Pendekatan tersebut dinilai mampu memperkuat hubungan antara mahasiswa dan warga sekaligus menghasilkan program kerja yang lebih sesuai dengan kebutuhan desa.
Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin kerja sama yang baik antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dalam membangun Desa Naruwolo yang lebih maju, sehat, mandiri, dan sejahtera. Dialog yang dilaksanakan menjadi bukti bahwa mendengarkan aspirasi masyarakat merupakan langkah penting dalam mewujudkan pembangunan desa yang partisipatif dan berkelanjutan.